Prosedur Audit Teknologi Sistem Informasi
- Perencanaan audit (Audit Planning)
Langkah pertama dalam perencanaa audit adalah untuk
menetapkan ruang lingkup dan tujuan pemeriksaan. Pada audit laoran keuangan,
pemeriksaan dilakukan oleh editor (akuntan) ekstern dan independen terhadap
laporan keuangan perusahaan, ditujukan kepada para pemegang saham pihak lain
terkait. Tujuan audit untuk menilai kelayakan atau kewajaran (fairness) laporan
keuangan yang disajikan oleh perusahaan.
- Pemahaman sistem dan struktur
pengendalian internnya
Pada tahap ini yang dilakukan adalah pemahaman terhadap
sasaran yang akan ddiaudit, pengumpulan informasi awal, dan identifikasi
resiko, antara lain:
- Pemahaman sistem informasi untuk
pelaksanaan transaksi
- Penentuan kemungkinan salah saji
dalam tiap tahap pelaksanaan transaksi
- Penentuan aktivitas pengendalaian
untuk deteksi salah saji
- Penentuan prosedur audit untuk
deteksi efektivitas aktiviasi pengendalian
- Penyusunan program audit
pengendalian
- Pengumpulan bukti audit
Bukti audit dikumpulkan dengan sejumlah instrumen
audit, pengujian, dan prosedur yang bermacam-macam
- Evaluasi bukti pemeriksaan
Setelah bukti-bukti audit dikumpulkan, auditor
mengevaluasi bukti audit tersebut sesuai dengan tujuan dari audit dan kemudian:
- Dilakukan tests of controls yang
bertujuan untuk mengetahui apakah pengendalian yang ada telah dilakukan
dengan prosedur yang telah ditetapkan.
- Dilakukan substantive test, yang
terdiri dari :
1.
Tests of transactions yang bertujuan
untuk mengevaluasi apakah terdapat kekeliruan atau kesalahan
2.
Tests of balances or overall results yang
bertujuan untuk menjamin laporan keuangan yang dihasilkan adalah benar dan
akurat
- Komunikasi hasil pemeriksaan
Segera setelah pekerjaan pemeriksaan diselesaikan dan
diperoleh kesimpulan pendapat auditor, perlu disiapkan laporan hasil audit
mengenai temuan-temuan dan rekomendasi-rekomendasinya. Dalam penyelesaian audit
(completion of the audit) dibuat kesimpulan dan rekomendasi untuk
dikomunikasikan pada manajemen.
Tahapan Audit
a)
Subjek Audit
Tentukan/identifkasi unit/lokasi yang diaudit
b)
Sasaran audit
Tentukan sistem secra spesifik,
fungsi atau unit orgainisasi yang akan diperiksa
c)
Jangkauan audit
Identifikasi sistem secara spesifik,
fungsi atau unit organisasi untuk dimasukkan lingkup pemeriksaan.
d)
Rencana pre-audit
· Identifikasi
kebutuhan keahlian teknik dan sumber daya yang diperlukan untuk audit
· Identifikasi
sumber bukti untuk tes atau review seperti fungsi flowchart, kebijakan,
standard prosedur dan kertas kerja audit sebelumnya.
e)
Prosedur audit dan langka-langkah
pengumpulann bukti audit
1. Identifikasi
dan pilih pendekatan audit untuk memeriksa dan menguji pengendalian intern
2. Identifikasi
daftar individu untuk interview
3. Identifikasi
dan menghasilkan kebijakan yang berhubungan dengan bagian, standar dan pedoman
untuk interview
4. Mengembangakn
instrumen audit dan metodologi pengujian dan pemeriksaan kontrol internal
f)
Prosedur untuk evaluasi
1.
Organisasikan sesuai kondisi dan situasi
2.
Identifikasi prosedur evaluasi atas tes
efektifitas dan efisiensi sistem, evaluasi kekuatan dari dokumen, kebijakan dan
prosedur yang diaudit
g)
Laporan hasil audit
Siapkan laporan yang objektif,
konsteuktif (bersifat membangun) dan menampung penjelasan audit.
Instrumen Pemeriksaan
- Observasi (Pengamatan)
Observasi atau pengamatan adalah cara memeriksa
dengan menggunakan panca indera terutama mata, yang dilakukan secara kontinyu
selama kurun waktu tertentu untuk membuktikan sesuatu keadaan atau masalah.
- Wawancara, Tanya Jawab (Interview)
Wawancara merupakan teknik pemeriksaan berupa tanya
jawab secara langsung antara auditor dengan auditee untuk memperoleh bahan
bukti audit
- Kuesioner (Tanya-Jawab Tertulis)
Cara tanya jawab yang mudah dan praktis adalah dengan
tertulis. Setelah responden ditentukan, kemudian dikirim surat pengantar
beserta daftar pertanyaan (kuisioner) tentang hal-hal yang ditanyakan
(sebaiknya dibuat pedoman pengisian dan tanggal jawab yang diharapkan).
- Konfirmasi
Konfirmasi merupakan upaya untuk memperoleh
informasi/penegasan dari sumber lain yang independen, baik secara lisan maupun
tertulis dalam rangka pembuktian pemeriksaan.
- Inspeksi Fisik
Inspeksi merupakan cara memeriksa dengan memakai
panca-indera terutama mata, untuk memperoleh bukti atas suatu keadaan atau
suatu masalah pada saat tertentu. Inspeksi merupakan usaha pemeriksa uantuk
memperoleh bukti-bukti secara langsung; kata langsung di sini berarti pemeriksa
sendiri harus berada di tempat dimana keadaan atau masalah tersebut ingin
dibuktikan.
- Prosedur Analisis
Analisis artinya memecah tau menguraikan suatu
keadaan atau masalah ke dalam beberapa bgian atau elemen dan memisahkan bagian
tersebut untuk digabungkan dengan keseluruhan atau dibandingkan dengan yang
lain. Dengan analisis pemeriksa dapat melihat hubungan penting antara satu
unsur dengan unsur lainnya.
- Perbandingan
Perbandingan adalah usaha mencari kesamaan dan
perbedaan antara dua atau lebih gejala atau keadaan. Dalam audit terhadap
kegiatan keuangan misalnya, pemeriksa melakukan pekerjaan membandingkan
seperti:
- Membandingkan realisasi
penerimaan/pengeluaran dengan jumlah menurun anggaran
- Membandingkan pelaksanaan sebenarnya
di bidang keuangan dengan pelaksanaan di waktu-waktu yang lalu dengan
patokan lainnya yang dipakai oleh badan usaha yang bersangkutan
- Penelaahan Dokumen
Pada umumnya cukup banyak dokumen yang trsedia pada
suatu organisasi untuk ditelaah: bagan arus, bagan organisasi, manual prosedur,
manual operasi, manual referensi, netulen rapat, surat perjanjian, dan
catatan-catatan historis lainnya. Dokumen-dokumen tersebut bisa dengan mudah
diperoleh bisa pula sangat sulit, tergantung pada masing-masing organisasi. Dalam
situasi yang baik. Seluruh dokumen yang dibutuhkan dapat diperoleh di
perpustakaan pusat, tetapi ada banyak situasi dokumen-dokumen harus dikumpulkan
satu per satu lebih dulu. Jika mungkin, dokumen-dokumen penting harus ditelaah
sebelum melakukan wawancara. Terutama untuk bagan akun, bagan organisasi, dan
notulen rapat dewan direksi. Dokumen-dokumen ini dapat membantu untuk
memperoleh pemahaman menyeluruh mengenai organisasi.
Komentar
Posting Komentar